LOGO

DESKRIPSI

Barat Jakarta Mio Club (BJMC) adalah suatu wadah yang dibentuk untuk membangun jaringan komunikasi antara pada pemilik dan penggemar motor Yamaha Mio dan wadah diskusi antar komunitas para penggemar pemilik Yamaha Mio se Indonesia, termasuk didalamnya pihak-pihak yang terkait dengan motor Yamaha Mio. Barat Jakarta Mio Club (BJMC) dibuat untuk menjadi jendela informasi dan jembatan komunikasi bagi para bikers Yamaha Mio dimanapun berada.
silahkan bertukar informasi dan mempererat tali persahabatan sejati.

Sejarah BARAT JAKARTA MIO CLUB (BJMC)
Awal club ini terbentuk dari kumpulan pengendara Yamaha Mio, yang terdiri dari pengemar mio yang awalnya hanya sekedar iseng2 ngumpul, sering kumpul bareng timbul keinginan untuk membuat wadah dgn berberjumlah dari 6 (ENAM) motor.
Lalu teman-teman ini sepakat untuk membuat club,dimana akhirnya tujuan pertama mengajak pemakai mio untuk bergabung.
Setelah anggota bertambah barulah terbentuk pengurus dan disepakati diberi nama BARAT JAKARTA MIO CLUB (BJMC)

So bagi2 kita bikers - bikers yang baik hati dan kaga sombong .. bong .. bong (pake echo) .!! bisa gabung kita di BJMC Yang jelas syaratnya gampang ....punya motor MIO dong ....Nah untuk seluruh jakarta dan sekitarnya Base Camp kita ada di jln.jembatan 5 depan BANK ALFINDO
Kalau mau add bisa di email: baratjakartamioclub@gmail.com




oke brother......!!!

Rabu, 16 Juni 2010

biker ladies doyan touring

Dwi Pribadi – Nggak Nahan Touring

August 19, 2009
Dwi Pribadi – Nggak Nahan Touring Bagi para penggila touring, pasti bisa dipahami jika kalo sebulan tidak touring pasti sudah panas dingin. Nah, female biker ayu yang satu ini tampaknya mengidap touring akut. Dwi Pribadi, atau biasa dipanggil Wiwiek ini mengakui sindrom gila touring pada dirinya telah mencapai stadium cukup menghawatirkan. “Duh, gila deh, jika dua minggu aja gak touring, kepalaku bisa pusing tujuh keliling alias uring-uringan,” ujarnya sambil tergelak tawa.
Pemilik motor CBR ini justru merasa dengan touring, hidupnya jauh lebih berarti, lebih tepatnya sih penuh sensasi petualangan. Berada di belantara biker dimana hanya dirinya yang perempuan, justru membuatnya merasa terlindungi dan penuh rasa aman. “bukan masalah sok kepedean yah, bikers perempuan juga bisa kok beraksi,” pungkasnya yang ikut di dua klub motor, JHBC dan Situs.
Kini, karyawan hotel Nikko ini punya satu impian untuk touring, yaitu bisa melintasi jembatan Suramadu, di Jawa Timur. Beberapa waktu lalu, saat peresmian Suramadu, ia sempat ingin melintasi jembatan tersebut pada saat touring ke Bali, namun apa daya masih ditutup. “Padahal beberapa hari kemudian jembatan Suramadu dibuka, next time lah, itu pasti bakal tercapai,” harap Wiwiek yang gak pernah mau jadi boncengers, tapi prefer as a real bikers. Amien ya Bos! 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar